Berita12 September 2026 Dibaca 18 kali
Tabligh Akbar Maulid Nabi di Msjid Raya Al-Muhajirin VMG-1, Perkuat Kecintaan kepada Rasulullah dan Ukhuwah Islamiyah
Ditulis oleh Ibnu Gozali

Bekasi, VIDELS.MY.ID — Suasana penuh kekhidmatan sekaligus keakraban mewarnai pelaksanaan Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Raya Al-Muhajirin, Vila Mutiara Gading 1 (VMG-1), Sabtu, 12 September 2026.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB tersebut digelar oleh Pengurus Masjid Raya Al-Muhajirin sebagai bagian dari upaya meningkatkan kecintaan umat kepada Rasulullah Muhammad SAW sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di lingkungan VMG-1.
Tabligh akbar dihadiri Ketua Forum VMG-1, para Ketua RW dan Ketua RT se-VMG-1, serta warga dari berbagai lingkungan di kawasan tersebut. Sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama dan unsur pemerintahan juga turut hadir dalam kegiatan keagamaan tersebut.
Di antara tamu yang hadir yakni Ketua DPRD Ade Syukron, Ketua Forum Vila Mutiara Gading 1 H. Yusuf Syafii Rukma, Ustadz Buya Husein, S.Ag., Lurah Setia Asih, Kecamatan Tarumajaya, Dede Firmansyah, S.Kep., M.Si., serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Setia Asih, Aipda Rudi, yang berada di bawah koordinasi Polsek Tarumajaya.
Kegiatan tersebut menghadirkan Dr. Agus Idwar, M.Sos., atau yang akrab disapa Kang Guswar, sebagai penceramah. Materi yang disampaikan mendapat perhatian jamaah karena dikemas secara komunikatif, sehingga suasana pengajian berlangsung hidup dan penuh semangat.
Dalam ceramahnya, Kang Guswar mengajak jamaah untuk terus menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, salah satunya dengan memperbanyak membaca shalawat. Menurutnya, shalawat bukan sekadar bentuk penghormatan kepada Rasulullah, tetapi juga menjadi amalan yang memiliki banyak keutamaan bagi umat Islam.
Jamaah diingatkan bahwa memperbanyak shalawat dapat menjadi jalan untuk memperoleh syafaat Rasulullah SAW. Selain itu, setiap satu kali shalawat yang dibaca seorang Muslim mendapat balasan dari Allah SWT berupa sepuluh kali rahmat dan pengagungan.
Amalan tersebut juga diharapkan mampu memberikan ketenangan hati serta menjauhkan seseorang dari kegelisahan. Shalawat menjadi salah satu bentuk ibadah yang dapat menghidupkan kecintaan kepada Rasulullah sekaligus mengingatkan umat untuk mengikuti ajaran dan keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Peringatan Maulid Nabi kali ini tidak hanya menjadi momentum untuk mendengarkan tausiah. Kehadiran masyarakat dari berbagai wilayah di VMG-1 juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarsesama warga, pengurus lingkungan, tokoh agama, serta unsur pemerintahan.
Kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat terus terjaga setelah acara berakhir. Semangat memperkuat ukhuwah Islamiyah dinilai penting untuk menciptakan lingkungan masyarakat yang semakin harmonis, saling peduli dan memiliki kepedulian terhadap kehidupan keagamaan.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah. Jamaah dan para undangan kemudian saling bersilaturahmi dalam suasana penuh keakraban.
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut, masyarakat VMG-1 diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, tetapi mampu menjadikan kecintaan kepada Rasulullah sebagai dorongan untuk memperbanyak amal kebaikan serta menerapkan akhlak mulia dalam kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB tersebut digelar oleh Pengurus Masjid Raya Al-Muhajirin sebagai bagian dari upaya meningkatkan kecintaan umat kepada Rasulullah Muhammad SAW sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di lingkungan VMG-1.
Tabligh akbar dihadiri Ketua Forum VMG-1, para Ketua RW dan Ketua RT se-VMG-1, serta warga dari berbagai lingkungan di kawasan tersebut. Sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama dan unsur pemerintahan juga turut hadir dalam kegiatan keagamaan tersebut.
Di antara tamu yang hadir yakni Ketua DPRD Ade Syukron, Ketua Forum Vila Mutiara Gading 1 H. Yusuf Syafii Rukma, Ustadz Buya Husein, S.Ag., Lurah Setia Asih, Kecamatan Tarumajaya, Dede Firmansyah, S.Kep., M.Si., serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Setia Asih, Aipda Rudi, yang berada di bawah koordinasi Polsek Tarumajaya.
Kegiatan tersebut menghadirkan Dr. Agus Idwar, M.Sos., atau yang akrab disapa Kang Guswar, sebagai penceramah. Materi yang disampaikan mendapat perhatian jamaah karena dikemas secara komunikatif, sehingga suasana pengajian berlangsung hidup dan penuh semangat.
Dalam ceramahnya, Kang Guswar mengajak jamaah untuk terus menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, salah satunya dengan memperbanyak membaca shalawat. Menurutnya, shalawat bukan sekadar bentuk penghormatan kepada Rasulullah, tetapi juga menjadi amalan yang memiliki banyak keutamaan bagi umat Islam.
Jamaah diingatkan bahwa memperbanyak shalawat dapat menjadi jalan untuk memperoleh syafaat Rasulullah SAW. Selain itu, setiap satu kali shalawat yang dibaca seorang Muslim mendapat balasan dari Allah SWT berupa sepuluh kali rahmat dan pengagungan.
Amalan tersebut juga diharapkan mampu memberikan ketenangan hati serta menjauhkan seseorang dari kegelisahan. Shalawat menjadi salah satu bentuk ibadah yang dapat menghidupkan kecintaan kepada Rasulullah sekaligus mengingatkan umat untuk mengikuti ajaran dan keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Peringatan Maulid Nabi kali ini tidak hanya menjadi momentum untuk mendengarkan tausiah. Kehadiran masyarakat dari berbagai wilayah di VMG-1 juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarsesama warga, pengurus lingkungan, tokoh agama, serta unsur pemerintahan.
Kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat terus terjaga setelah acara berakhir. Semangat memperkuat ukhuwah Islamiyah dinilai penting untuk menciptakan lingkungan masyarakat yang semakin harmonis, saling peduli dan memiliki kepedulian terhadap kehidupan keagamaan.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah. Jamaah dan para undangan kemudian saling bersilaturahmi dalam suasana penuh keakraban.
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut, masyarakat VMG-1 diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, tetapi mampu menjadikan kecintaan kepada Rasulullah sebagai dorongan untuk memperbanyak amal kebaikan serta menerapkan akhlak mulia dalam kehidupan bermasyarakat.
